Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Biologi Kelas 12 | Pertumbuhan dan Perkembangan Hewan

 
Setelah Anda memperhatikan cuplikan tersebut, Pertumbuhan dan perkembangan pada hewan dapat dikelompokan menjadi 2 fase, yaitu:
  1. Fase embrionik 
  2. Fase pasca-embrionik

Fase Embrionik

    Fase pertumbuhan dan perkembangan yang dimulai dari zigot sampai terbentuknya embrio sebelum lahir atau menetas. Zigot yang berasal dari peleburan sel kelamin jantan dan betina memiliki kemampuan membelah terus menerus sehingga mengalami tumbuh dan berkembang. Fase embrionik terdiri atas morula, blastula, gastrula dan organogenesis

mk n
Gambar Tahapan Fase Embrionik [sumber: pixabay.com]

  1. Tahap morulasi ditandai dengan zigot membelah secara mitosis yaitu 2 sel, 4 sel, 8 sel dan 32 sel. Jika diperhatikan bentuk dari sel-sel yang membelah dan membentuk satu kesatuan yang mirip dengan bentuk buah anggur sehingga disebut morula.
  2. Tahap blastulasi ditandai dengan terbentuknya rongga ditengah pada morula yang disebut blastosol. Proses perubahan morula menjadi blastula disebut blastulasi. Blastula adalah istilah untuk embrio pada tahap blatulasi.
  3. Tahap gastrulasi ditandai dengan perubahan blastula menjadi gastrula. Proses perubahan tersebut disebut gastrulasi dimana akan terbentuk 3 lapisan embrionik yaitu lapisan luar (ektoderm), lapisan tengah (mesoderm) dan lapisan dalam (endoderm)
    • Lapisan ektoderm akan berkembang menjadi rambut, kulit, sistem saraf, dan sistem indra.
    • Lapisan mesoderm akan berkembang menjadi otot, rangka, alat reproduksi, alat peredaran darah dan alat ekskresi.
    • Lapisan endoderm akan berkembang menjadi alat pencernaan dan alat pernapasan.
  4. Tahap organogenesis ditandai dengan terbentuknya organ-organ tubuh makhluk hidup menjadi lengkap dan utuh. Selanjutnya, akan terjadi penyempurnaan embrio menjadi fetus yang siap untuk dilahirkan. Organ-organ yang terbentuk akan membentuk sistem organ antara lain seperti:
    • Sistem rangka
    • Sistem transportasi
    • Sistem pencernaan
    • Sistem respirasi
    • Sistem ekskresi
    • Sistem saraf dan panca indra
    • Sistem hormon
    • Sistem reproduksi
    • Sistem imun

Fase Pasca-embrionik

Fase ini dimulai saat hewan lahir atau menetas. Selama fase pasca-embrionik, beberapa jenis hewan akan mengalami peristiwa metamorfosis dan metagenesis.

Gambar Perbedaan Metamorfosis Tidak Sempurna & Sempurna [sumber: seputarilmu.com]
  1. Metamorfosis adalah perubahan bentuk secara bertahap yang dialami hewan semasa hidupnya. Metamorfosis dibedakan menjadi metamorfosis tidak sempurna dan metamorfosis sempurna
    • Metamorfosis tidak sempurna
      • Perubahan bentuk pada hewan yang pertumbuhan dan perkembangannya melalui TAHAP TELUR, TAHAP NIMFA (HEWAN MUDA), dan IMAGO (HEWAN DEWASA)
      • Dikatakan sebagai metamorfosis tidak sempurna artinya tidak ada perubahan yang begitu signifikan, misalnya pada tahap nimfa (hewan muda) memiliki kemiripan dengan imago (hewan dewasa) tetapi berukuran lebih kecil dengan perbandingan tubuh yang berbeda
      • Hewan yang mengalami metamorfosis tidak sempurna yaitu belalang, kecoak dan capung
    • Metamorfosis sempurna
      • Perubahan bentuk pada hewan yang pertumbuhan dan perkembangannya secara umum terdiri atas 4 tahapan yaitu TAHAP TELUR, TAHAP LARVA, TAHAP PUPA (KEPOMPONG), dan IMAGO (HEWAN DEWASA)
      • Dikatakan sebagai metamorfosis sempurna karena hewan muda (nimfa) memiliki perbedaan dengan hewan dewasa (imago)
      • Peralihan bentuk tersebut dilewati pada tahap larva
      • Hewan yang mengalami metamorfosis sempurna yaitu kupu-kupu, katak dan nyamuk
  2. Metagenesis adalah pergiliran keturunan dari hewan gametofit menjadi sporofit ataupun sebaliknya dari sporofit menjadi gametofit. Hewan gametofit adalah hewan yang berkembang biak secara seksual sedangkan hewan sporofit adalah hewan yang berkembang biak secara aseksual. Jadi hewan-hewan yang mengalami metagenesis adalah hewan-hewan yang dalam hidupnya melewati 2 fase kehidupan dengan bereproduksi seksual sekaligus aseksual secara bergilir. Hewan-hewan yang mengalami pergiliran keturunan (metagenesis) antara lain dapat ditemui pada Obelia dan Aurelia.
 Daur hidup Obelia sp.
 
[sumber: nafiun.com]
 Daur hidup Aurelia sp.
[sumber: rumus.co.id]

 Latihan Mandiri


Referensi

  1. Kimball, John W. (2017). Biologi Jilid 1. Edisi Kelima. Terjemahan Tjitrosomo & Sugiri. Jakarta: Erlangga.
  2. Omegawati, W. H., T. Sukoco, H. Purnawati & Rumiyati (2018). PR Biologi untuk SMA./MA Kelas XII. Klaten: Intan Pariwara.
Dewanto
Dewanto Owner of this blog, He continued his study in Biology Education Department at Maritime Raja Ali Haji University. Besides, he actives on writing popular sciences articles in Warstek Media

Post a Comment for "Biologi Kelas 12 | Pertumbuhan dan Perkembangan Hewan"