Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Tipe Stomata pada Tumbuhan Dikotil dan Monokotil

Stomata adalah salah satu derivat epidermis. Stoma (jamak: stomata) merupakan celah dalam epidermis yang dibatasi oleh dua sel epidermis yang khusus, yakni sel penutup. Dengan mengubah bentuknya, sel penutup mengatur pelebaran dan penyempitan celah. Sel yang mengelilingi stoma dapat berbentuk sama atau berbeda dengan sel epidermis lainnya. Sel yang berbeda itu dinamakan sel tetangga, yang kadang-kadang berbeda juga isinya. Sel tetangga berperan dalam perubahan osmotik yang menyebabkan gerakan sel penutup yang mengatur lebar celah (Hidayat, 1995: 68).
Tipe stomata tumbuhan dikotil [sumber: A-D dari Esau, 1977 dan E-F dari Wilkinson, 1979 dalam Evert, 2006]

Adapun tipe-tipe stomata menurut Evert (2006) sebagai berikut:

  • Stomata Anomositik (Anomocytic)

Stomata jenis ini ditandai dengan sel penutup dikelilingi oleh sejumlah sel yang tidak berbeda ukuran dan bentuknya dari sel epidermis lainnya. Jenis ini dapat ditemukan pada kelompok Ranunculaceae, Capparidaceae, Cucurbitaceae, Malvaceae, Geraniaceae, Tamaricaceae, Schorphulariaceae dan Papaveraceae.

  • Stomata Anisositik (Anisocytic)

Stomata jenis ini ditandai dengan sel penutup dikelilingi tiga buah sel tetangga yang tidak sama besar. Jenis ini dapat ditemukan pada kelompok Cruciferae, Nicotiana, Solanum dan Sedum.

  • Stomata Parasitik (Paracytic)

Stomata jenis ini ditandai dengan setiap sel penutup diiringi sebuah sel tetangga atau lebih dengan sumbu panjang sel tetangga itu sejajar sumbu sel penutup serta celah. Jenis ini dapat ditemukan pada Rubiaceae, Magnoliaceae, kebanyakan spesies Convol vulaceae, Mimosaceae dan beberapa genus dari Papilionaceae, seperti Ononis, Arachis, Phaseoulus, dn Psoralea.

  • Stomata Diasitik (Diacytic)

Stomata jenis ini ditandai dengan setiap stomata dikelilingi dua sel tetangga dengan dinding sel yang membentuk sudut siku-siku terhadap sumbu membujur stoma atau keberadaanya memotong stomata.  Jenis ini dapat ditemukan pada Caryophyllaceae dan Acanthaceae.

  • Stomata Aktinositik (Actinocytic)

Stomata jenis ini ditandai dengan stomata yang dikelilingi oleh lingkaran sel yang menyebar dengan panjang sumbunya tegak lurus dengan garis besar sel penjaga atau sel tetangga yang teratur menjari dapat ditemukan pada Camellia sinensis.

  • Stomata Tipe Siklositik (Cyclocytic)

Stomata jenis ini ditandai dengan stomata yang dikelilingi oleh satu atau dua cincin sempit dari sel anak yang berjumlah empat atau lebih. 

Adapun tipe stomata tumbuhan monokotil  menurut Stebbins & Kush (1961) dalam Mulyani (2017) antara lain:

  • Sel penutup dikelilingi 4-6 sel tetangga yang dapat ditemukan pada Araceae, Commelinaceae, Musaceae, Strelitziaceae, Cannaceae dan Zingiberaceae.
  • Sel penutup dikelilingi 4-6 sel tetangga, 2 di antaranya berbentuk bulat dan lebih kecil dari yang lain, terletak pada ujung sel penutup, dapat ditemukan pada Palmae, Pandanaceae, dan Cyclanthceae.
  • Sel penutup didampingi oleh 2 sel tetangga, dapat ditemukan pada Pontederiaceae, Flagellariaceae, Butomales, Alismatales, Potamogetonales, Cyperales, Xyridales dan Juncales.
  • Sel penutup yang tidak memiliki sel tetangga, dapat ditemukan pada Liliales (kecuali Pontederiaceae), Dioscorales, Amaryllidales, Iridales dan Orchidales.

Referensi:

  1. Evert, Ray F. (2006). Esau's Plant Anatomy: Meristems, Cell, and Tissues of the Plant Body. 3rd Edition. USA: John Wiley & Sons, Inc.
  2. Hidayat, Estiti B. (1995). Anatomi Tumbuhan Berbiji. Bandung: Penerbit ITB.
  3. Mulyani, Sri (2017). Anatomi Tumbuhan. Yogyakarta: Penerbit PT Kanisius.

Dewanto
Dewanto Owner of this blog, He continued his study in Biology Education Department at Maritime Raja Ali Haji University. Besides, he actives on writing popular sciences articles in Warstek Media

Post a Comment for "Tipe Stomata pada Tumbuhan Dikotil dan Monokotil"