Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Jenis-Jenis Bahan Ajar

Konten [Tampil]
Jenis-jenis bahan ajar

Konsep Bahan Ajar

Bahan ajar atau dalam bahasa Inggris disebut teaching material  merupakan segala bentuk bahan yang digunakan untuk membantu guru/instruktor dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar (Depdiknas RI, 2008). Bahan ajar adalah bahan atau materi pelajaran yang disusun secara sistematis, yang digunakan guru dan siswa dalam proses pembelajaran (Pannen, 1995). 

Sadjati (2012) menyatakan bahwa bahan ajar itu bersifat unik dan spesifik. Bahan ajar bersifat unik artinya hanya dapat digunakan untuk audiens tertentu dalam suatu proses pembelajaran tertentu. Sedangkan, bahan ajar bersifat spesifik artinya dirancang secara khusus untuk mencapai tuuan tertentu dari audiens tertentu. 

Sadjati (2012) lebih lanjut mengungkapkan bagaimana cara untuk membedakan suatu bahan cetak sebagai bahan ajar ataupun bukan. Menurutnya bahan cetak dapat dikatakan sebagai bahan ajar apabila memuat pedoman bagi siswa maupun guru. Hal ini menurutnya berguna untuk mempermudah siswa maupun guru menggunakan bahan ajar yang telah dikembangkan. Jadi walaupun suatu produk bahan cetak memuat mengenai materi pelajaran, tetapi tidak memuat pedoman penggunaan ataupun sasaran dikembangkannya, maka belum dapat dikatakan sebagai bahan ajar.

Fungsi Bahan Ajar 

Depdiknas RI (2008: 6) menyebutkan bahwa bahan ajar memiliki fungsi antara lain: 
  1. Pedoman bagi guru yang akan mengarahkan semua aktivitasnya dalam proses pembelajaran, sekaligus merupakan substansi kompetensi yang seharusnya diajarkan kepada siswa.
  2. Pedoman bagi siswa yang akan mengarahkan semua aktivitasnya dalam proses pembelajaran, sekaligus merupakan substansi kompetensi yang seharusnya dipelajari/dikuasainya.
  3. Alat evaluasi pencapaian/penguasaan hasil pembelajaran.

Komponen Bahan Ajar

Secara umum komponen bahan ajar dalam Depdiknas (2008: 8) paling tidak mencakup antara lain:
  1. Petunjuk belajar (petunjuk siswa/guru)
  2. Kompetensi yang akan dicapai
  3. Konten atau isi materi pembelajaran
  4. Informasi pendukung
  5. Latihan-latihan
  6. Petunjuk kerja, dapat berupa lembar kerja (LK)
  7. Evaluasi
  8. Respon atau balikan terhadap hasil evaluasi.

Jenis Bahan Ajar

Bahan ajar berdasarkan teknologi yang digunakan dapat dikelompokkan menjadi 4 kategori, yaitu: bahan ajar cetak (printed); bahan ajar dengar (audio); bahan ajar pandang dengar (audio visual); dan bahan ajar multimedia interaktif. Selain berdasarkan teknologi yang digunakan, bahan ajar juga dapat dikelompokkan berdasarkan beberapa kriteria
  • Heinich, dkk (1996) mengelompokkan bahan ajar berdasarkan cara kerjanya: 
    1. Bahan ajar yang tidak diproyeksikan ⟶ foto, diagram, display, model
    2. Bahan ajar yang diproyeksikan ⟶ slide, filmstrips, overhead transparencies, proyeksi komputer
    3. Bahan ajar audio ⟶ kaset, compact disk
    4. Bahan ajar video ⟶ video, film
    5. Bahan ajar (media) komputer ⟶ computer mediated instruction (CMI), computer based multimedia/hypermedia
  • Ellington & Race (1997) mengelompokkan bahan ajar berdasarkan bentuknya:
    1. Bahan ajar cetak dan duplikatnya ⟶ handout, LKS, bahan belajar mandiri, bahan belajar kelompok
    2. Bahan ajar display yang tidak diproyeksikan ⟶ flipchart, poster, model, foto
    3. Bahan ajar display diam yang diproyeksikan ⟶ slide, filmstrips
    4. Bahan ajar audio ⟶ audio disc, audio tape, siaran radio
    5. Bahan ajar audio yang dihubungkan visual diam ⟶ program slide suara, tape  model, tape realia
    6. Bahan ajar video ⟶ siaran televisi, rekaman videotape
    7. Bahan ajar komputer ⟶ CAT, CBT
  • Rowntree (1994) mengelompokkan bahan ajar berdasarkan sifatnya:
    1. Bahan ajar berbasiskan cetak ⟶ buku, pamflet, panduan belajar siswa, bahan tutorialm buku kerja siswa, charts, foto, bahan dari majalah dan koran
    2. Bahan ajar berbasiskan teknologi ⟶ kaset audio, siaran radio, slide, filmstrips, film, kaset video, siaran televisi, video interaktif, computer based tutorial, multimedia
    3. Bahan ajar digunakan untuk praktik/proyek ⟶ kit sains, lembar observasi, lembar wawancara
    4. Bahan ajar digunakan untuk interaksi manusia ⟶ telepon, video conferencing (Zoom, Gmeet)
Pada tulisan ini, kita akan membahas jenis bahan ajar yang dikelompokkan berdasarkan teknologinya.

1. Bahan Ajar Cetak (Printed)

Bahan cetak dapat ditampilkan dalam berbagai bentuk. Jika bahan ajar cetak tersusun secara baik maka bahan ajar akan mendatangkan beberapa keuntungan seperti yang dikemukakan oleh Steffen Peter Ballstaedt, 1994 yaitu:
  • Bahan tertulis biasanya menampilkan daftar isi, sehingga memudahkan bagi seorang guru untuk menunjukkan kepada peserta didik bagian mana yang sedang dipelajari
  • Biaya untuk pengadaannya relatif sedikit
  • Bahan tertulis cepat digunakan dan dapat dipindah-pindah secara mudah
  • Susunannya menawarkan kemudahan secara luas dan kreativitas bagi individi
  • Bahan tertulis relatif ringan dan dapat dibaca di mana saja
  • Bahan ajar yang baik akan dapat memotivasi pembaca untuk melakukan aktivitas, seperti menandai, mencatat, membuat sketsa
  • Bahan tertulis dapat dinikmati sebagai sebuah dokumen yang bernilai besar
  • Pembaca dapat mengatur tempo mandiri (Depdiknas RI, 2008: 11-12).

Beberapa contoh bahan ajar cetak (printed), antara lain:
  • Handout
  • Buku 
  • Modul
  • Lembar Kerja Siswa
  • Brosur
  • Leaflet
  • Wallchart
  • Foto/Gambar
  • Model/Maket

2. Bahan Ajar Dengar (Audio)

Beberapa contoh bahan ajar dengar (audio), antara lain:
  • Kaset
  • Radio
  • Piringan Hitam
  • Compact Disk Audio

3. Bahan Ajar Pandang Dengar (Audio Visual)

Beberapa contoh bahan ajar pandang dengar (audio visual), antara lain:
  • Video Compact Disk
  • Film

4. Bahan Ajar Multimedia Interaktif

Beberapa contoh bahan ajar multimedia interaktif, antara lain:
  • CAI (Computer Assisted Instruction)
  • Compact Disk (CD) Multimedia Pembelajaran Interaktif
  • Bahan Ajar Berbasis Web (Web Based Learning Materials)

Referensi

  1. Depdiknas RI. 2008. Panduan Pengembangan Bahan Ajar. Jakarta, Indonesia.
  2. Sadjati, I. M. 2012. Pengembangan Bahan Ajar. In: Hakikat Bahan Ajar. Universitas Terbuka, Jakarta, pp. 1-62.

Dewanto
Dewanto S-1 Pendidikan Biologi, FKIP Universitas Maritim Raja Ali Haji

Post a Comment for "Jenis-Jenis Bahan Ajar"